Kamis, 23 Februari 2023

PEMASARAN BUKU

 KBMN HARI KE-20



Hari                 : Rabu, 22 Februari 2023

Tema                : Pemasaran Buku

Narasumber     : Agus Subardana, S.E., M.M.

Moderator        : Purbanasita KS, S.Pd.

“Semua orang akan mati kecuali karyanya. Maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak" Ali bin Abu Thalib”

Seperti yang kita ketahui bersama buku merupakan muara akhir dari sebuah proses penulisan. Hasil tulisan kita tentu saja ingin bermuara menjadi sebuah buku, tetapi setelahnya bingung bagaimana cara memasarkan buku yang sudah di cetak.

Malam ini bersama narasumber hebat Bapak Agus Subardana, S.E.,M.M. akan berbagi ilmu tentang bagaimana cara memasarkan buku yang sudah diterbitkan dan dicetak. Narasumber hebat dengan segudang pengalaman dalam penerbitan buku. Beliau adalah seorang Direktur dan Marketing penerbit ANDI. Selama 18 tahun 2 bulan beliau berkecimpung dalam dunia penerbitan. Pernah Menjadi Dosen Tidak Tetap selama 4 Th di STIE Wiyata Mandala  Jakarta. Riwayat pendidikan beliau yang merupakan lulusan S1 dan S2 Manajemen Pemasaran sebagai bukti keprofesionalan beliau

Dan Bapak Agus panggilan akrabnya bersama bu Purbaniasita  memandu acara kelas menulis virtual bersama para penulis.

Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang akan disajikan pada para pembaca. Secara otomatis kita harus paham sajian yang diminati oleh masyarakat. Tidak mudah membidik selera konsumen dari berbagai kalangan. Ada strategi khusus yang harus dilakukan agar buku yang kita tulis benar-benar dinikmati sebagai menu yang sangat dibutuhkan.

Berikut paparan materi menulis Pemasaran Buku

Buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran serta sarana  penyampaian informasi. Sejak usia dini, anak – anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam terbitan buku.

Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini. Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan buku.

Dalam rangka untuk mempertahankan Industri Penerbitan Buku , supaya tetap terus hidup dan dapat mencapai hasil penjualan buku yang maksimal maka kita perlu  strategi pemasaran. Srategi Pemasaran biasanya hampir dipakai oleh semua wirausaha, intreprenur yang menjalankan bisnis.

Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).

Dari jenis – jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan . Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis .  Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :

1.      Faktor Mikro , yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.

2.      Faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.

Saat ini Bapak Agus dalam menjalankan bisnis Penerbitan Bukunya masuk dalam faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 43 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 20.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.

Strategi Pemasaran buku dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku serangan Darat, dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas.

Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :

I.                    Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara. (On Line )

II.                  Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).

 PENJELASAN:

I.     STRATEGI PEMASARAN BUKU SERANGAN UDARA (ONLINE)

a.      Pemasaran buku lewat Online

Saat terjadi pendemi Covid 19 melanda dunia , mau gak mau kita dalam dunia bisnis harus bisa mengikuti perkembangan era digital seperti sekarang ini, bisnis tidak akan bisa     survive jika tidak mengikuti kemajuan zaman dan juga keinginan        customer maka akan dipastikan usaha tidak sebaik dulu. Ketika kita            ingat di zaman dulu iklan dengan brosur dan baliho besar ada dimana         mana, sekarang cara mengiklan ataupun kampanye jauh lebih mudah.            Kenapa bisa lebih mudah? Karena dengan adanya internet membawa perkembangan yang signifikan bagi kehidupan kita.

Penerbit ANDI saat ini penggarapan pasar dengan bisnis On Line mungkin      sudah tidak asing lagi dengan istilah digital marketing.

Digital marketing merupakan teknik pemasaran terkini, yaitu    sebuah teknik memasarkan produk atau jasa dengan  mengandalkan media online atau internet.

Jenis-jenis digital marketing yang kita terapkan di Penerbit ANDI Offset terapkan antara lain :

1.      Content marketing adalah salah satu jenis digital marketing yang berfokus pada pembuatan dan pendistribusian konten untuk target pasar tertentu. Tujuannya adalah untuk menarik aksi menguntungkan dari calon pembeli potensial. Ada banyak pilihan content marketing mulai dari blog, podcast, infografik, dan lainnya.

2.    Search Engine Optimization (SEO). SEO bisa menjadi strategi menarik pengguna internet untuk mengunjungi website Penerbit Andi Offset (andipublisher.com) dan kemudian membeli produk yang kita tawarkan.

3.  Search Engine Marketing (SEM) merupakan upaya untuk mengoptimasi website di mesin pencari, Search Engine Marketing (SEM) merupakan strategi pemasaran digital yang bertujuan meningkatkan visibilitas website di hasil pencarian mesin pencari atau yang dikenal dengan istilah SERP.

4.  Social media marketing memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk promosi dan pemasaran suatu brand. Kita bisa menerapkan social media marketing di beberapa platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya.

Kadang - kadang supaya lebih menarik Salah satu metode promosi jualan online yang sering dilakukan oleh pedagang adalah dengan membuat pantun jualan. Pantun sebagai sarana promosi jualan online juga sangat ampuh untuk menarik calon konsumen, khususnya anak muda. Apalagi, hampir semua orang saat ini sudah sangat fasih menggunakan media sosial sehingga pemasarannya jauh lebih mudah.

Contoh pantun Jualan di Media Sosial supaya menarik perhatian :

Pantun 1 :

Di taman ada banyak kumbang

Di kali banyak buaya

Janganlah ragu ataupun bimbang

Toko online ini bisa dipercaya

 Pantun 2 :

Liburan ke pulau Bali

Jangan lupa datang ke pantai Dewata

Ayo beli di toko online kami

Barangnya cuma setengah harga

Pantun 3 :

Kamu jadian sama si dia

Padahal aku sudah menyukaimu

Kita toko online terpercaya

Siap menjual barang paling bermutu

5.  Email Marketing.  strategi marketing yang satu ini menggunakan media email untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

6.      Instant messaging marketing bisa menjadi pertimbangan kami saat hendak melakukan promosi dan pemasaran produk secara online. Ini merupakan tren komunikasi masa kini, di mana kami bisa memanfaatkan penggunaan Whatsapp, Facebook Messenger, WeChat, dan platform messenger lainnya.

7.  Influencer Marketing . Kehadiran influencer membawa pengaruh besar pada para fans dan pengikutnya. Orang-orang akan lebih tertarik menggunakan barang yang digunakan atau ditawarkan oleh seorang influencer.

8.   Video marketing untuk melengkapi strategi pemasaran digital yang sedang dijalankan. Video menjadi salah satu media yang bisa kami gunakan untuk tujuan promosi dan pemasaran.

9.  Penerbit Andi Offset mempunyai Chanel TV Youtube Nama Chanel Youtube TV. ANDI AKADEMI, Pemasaran melalui channel Youtube  juga dinilai sangat efektif karena orang-orang menghabiskan waktu yang lumayan lama di hp android . Saat ini bahkan kita bisa menonton acara secara online melalui layanan live streaming.

Untuk penjualan buku lewat Online ini kita harus terus proaktive untuk terus promosi , supaya kita dapat :

  • Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial
  • Mendapatkan konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.
  • Menjaga kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu
  • Menaikkan penjualan dan profit
  • Membandingkan dan keunggulan produk dibandingkan dengan pesaing
  • Membentuk citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
  • Mengubah tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen 

Rencana Penerbit Andi , akan menyelenggarakan Lomba Bikin Film Pendek Bagi Pelajar Indonesia.. dengan hadiah yang cukup menarik.

Pemasaran Buku Lewat Komunitas

Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas  akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.

Contoh : Komunitas Arisan, Komunitas Guru , Pelajar , Mahasiswa dll

II.  Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).

Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Kami Penerbit Andi telah mempunya 43 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.

Strategi pemasaran buku serangan darat ini kita kelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :

1.      Toko Buku

Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka  kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional. 

Kenapa kita perlu petakan jenis toko buku tersebut , hal ini dikarenakan tiap jenis toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda.

Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan sebagainya.

Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko . Sedangkan Toko Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual .

Untuk itu saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip jual / konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.

 Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :

1.      Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .

2.      Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner

3.      Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.

4.    Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,  Program TAB, Program TAM , dll )

5.    Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.




2. Direct Selling / Kunjungan Langsung

Pemasaran Buku melalui Directselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :

1)    Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).

2)      Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah

3)      Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum

Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) .

Tugas Tenaga Penjual / sales tersebut kita beri tanggungjawab target sesuai maping areanya masing – masing yang bertugas :

1)   Kunjungan langsung ke tiap sekolah

2)   Kunjungan langsung ke setiap kampus

3)   Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan Daerah dll.

4) Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll. Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.

Strategi lain yang dapat dilaksanakan adalah melakukan event-event. Aktive dalam melakukan event – event  seperti event Pameran buku, dalam seminar, workshop, Tryout, dan sebagainya. Dan hal lain yang bisa dilakukan adalah digital marketing melalu media sosial seperti blog, podcast, infografik, dan lainnya.

Demikian materi tentang pemasaran buku yang menjadi pedoman bagi penulis supaya nantinya dapat memahami bagaimana strategi selanjutnya setelah karya hasil tulisan dijadikan buku dan siap untuk dipasarkan. Tentunya untuk suksesnya pemasaran ada ahlinya tersendiri. Tugas sebagai penulis menghasilkan karya, urusan pemasaran ada pihak yang membantunya. Selamat Berkarya, Selamat Berliterasi!

 



Share:

Senin, 20 Februari 2023

MENULIS BUKU AJAR

 KBMN HARI KE-19

Hari                 : Senin, 20 Februari 2023

Tema                : Menulis Buku Ajar

Narasumber     : Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd.

Moderator        : Mutmainah


"Jika ditanya apa profesi kita?" GURU. Begitu kata-kata itu kita ucapkan dengan rasa bangga. Sebuah profesi yang mulia. Salah satu pedoman kita saat di dalam kelas adalah BUKU AJAR. Tapi pernahkah terbersit dalam diri kita untuk membuat buku ajar sendiri? Buku yang kita sesuaikan dengan karakter, latar belakang, dan kemampuan siswa kita masing-masing." (OmJay). 

Malam ini kita akan belajar bagaimana Menulis Buku Ajar. 


Narasumber kelas menulis KBMN hari ke-19 adalah Ibu Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd. Beliau adalah Konselor dan Penulis juga Asesor BAN PAUD Jawa Timur. Lulus Cum laude Prodi PAUD UNESA Surabaya dan melanjutkan Studi di Universitas Negeri Malang untuk meraih gelar Doktor Bimbingan dan Konseling. Merupakan alumni BM 4 asuhannya Omjay. Juga peraih buku terbaik PERPUSNAS  2021 bersama Prof Ekoji dalam tantangan menulis selama satu minggu.

Sebagai moderator Ibu Mutmainah yang  mengantarkan acara kelas menulis ini.

Ibu Narasumber akan berbagi ilmu kaitannya bagaimana menata materi bahan ajar dengan mudah.

1.      Bahan Ajar  VS  Buku Ajar

2.      Pentingnya BA dalam pembelajaran

3.      Buku Ajar dan Buku Hasil Penelitian/Hasil Pemikiran

4.      Cara Penulisan Buku Ajar

5.      Prinsip-prinsip Pemilihan Materi Buku AjarBahwa sebagai penulis, yang pertama adalah menguasai penguasaan ilmu, kemampuan berbahasa, dan paling penting adalah punya komitmen.

 

·         BAGAIMANA BAHAN AJAR VS BUKU AJAR ITU?

1.      Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Bahan ajar dapat berupa bahan tertulis atau pun tidak tertulis.

2.      Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga dapat tercipta lingkungan dan suasana yang memungkinkan peserta didik untuk belajar.

3.      Bahan Ajar Cetak

• Buku Teks,

 •Buku Referensi, dan Monograf,

•Bahan Ajar Mandiri = Modul = BAJJ  •Panduan = Petunjuk = Pedoman, •Atlas = Peta •Diagram = Poster  

•Brosur = Leaflet = Manual     

4.      Bahan Ajar non-Cetak • Internet = Web Based Courses = e-learning • CAI = Pembelajaran Berbantuan Komputer • Slide • Video / TV • Audio / Radio

Sedangkan Buku Ajar merupakan salah satu bentuk bahan ajar.

Buku Ajar adalah buku ilmiah berupa uraian materi pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis dengan bahasa yang lugas, digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran (Pannen & Purwanto, 2001.

 

·         MENGAPA BUKU AJAR PENTING DALAM PEMBELAJARAN?

1.      Guru lebih banyak waktu untuk memberi bimbingan kepada siswa/mahasiswa1. Guru lebih banyak waktu untuk memberi bimbingan kepada siswa/mahasiswa

2.      Siswa dapat belajar sekalipun tidak ada guru

3.      Siswa dapat belajar kapan dan di mana saja

4.      Siswa tidak terlalu tergantung kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi

5.      Siswa bisa belajar dengan kecepatan masing-masing sesuai dengan potensi

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di sini https://www.kompasiana.com/mudaisriyah

NAh ini sangat penting yg hrs dipahami, mengapa buku ajar ini wajib diwujudkan oleh seorang guru

Mengacu pada TRILOGI PEMBELAJARAN

1.  ada Tujuan, 2 Srtategi 3. Penilaian

Karena Syarat minimal terjadinya pembelajaran adalah mahasiswa/siswa – Materi – Guru/Dosen

Beban belajar mahasiswa untuk 2 sks (SN-DIKTI, 2015): 2 sks = 340 menit. Kebutuhan bahan bacaan?

Seorang guru memiliki kepentingan untuk memenuhi kebutuhan dalam mengajarnya yaitu dengan  menata buku ajar sendiri sesuai mata pelajaran yang kita ampu.

·         KEUNTUNGAN BUKU AJAR BAGI GURU/DOSEN?

Seorang guru memiliki kepentingan untuk memenuhi kebutuhan dlm mengajar nya yaitu dg menata buku ajar sendiri sesuai mata pelajaran yg kita ampu

  • 1.      Promosi & Kenaikan
  • 2.      Pangkat
  • 3.      Mendapatkan insentif
  • 4.      Finansial-Royalti
  • 5.       Eksistensi diri
  • 6.      Media Ekspresi
  • 7.      Branding Personal dan Institusi
  • 8.      Penguatan Keilmuan; dll.
  • 9.      Eksistensi diri

Guru adala sebagai agen Aktivitas Pembelajaran; CAPAIAN PEMBELAJARAN ?; Guru adalah sbg Peneliti dan Pembelajar; Pengalaman dan Kurikulum sebagai pegangan kita dlm menulis buku ajar; Guru membuat RPS/Silabus; Desain pembeljaran sbg langkah awal untuk memulai

Semua mata pelajaran yg di desain itu sama dg ouline calon buku kita,  akan menghasilkan buku ajar, Buku modul dan diktat

 Seorang guru juga sebagai  PENELITI? maka akan menghasilkan buku referensi, monograf, artikel ilmiah, ini bahan untuk menjadi buku

Nah, berikutnya, membedakan JENIS-JENIS BUKU AJAR

1.      BUKU AJAR, 2. BUKU MODUL, 3. DIKTAT, 4. PETUNJUK PRAKTIKUM, 5. NASKAH TUTORIAL

2.      Kalo BUKU HASIL PENELITIAN/PEMIKIRAN

3.      Antara lain menghasilkan: 1. BUKU REFERENSI, 2. MONOGRAF

 

Berikut contoh buku Ibu Dr. Mudafiatun Isriyah, M. Pd yg dibuat dan diterbitkan  sampai akhirnya mendapatkan penghargaan terbaik 1 perpusnas dg tema Pendidikan Jarak Jauh

 

Buku ini hasil penelitian menjadi buku referensi yang disajikan menjadi sebuah buku yang didalamnya terdapat syarat dengan  materi yang dibutuhkan oleh guru BK. Ini namanya buku bernovelty

 

·         BUKU AJAR  VS BUKU TEKS?

Buku Ajar pada umumnya:

1. Ditulis dan dirancang untuk digunakan siswa/mhs.

2. Menjelaskan tujuan pembelajaran.

3. Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel.

4. Strukturnya berdasarkan kompetensi yang akan dicapai.

 

Buku Teks pada umumnya:

1.      Ditulis terutama untuk digunakan dosen atau pembaca umum, dipasarkan secara luas.

2.      Tidak selalu menjelaskan tujuan pembelajaran.

3.      Disusun secara linier.

4.      Strukturnya berdasarkan logika bidang ilmu (content).

Lanjutan Buku ajar: Buku Ajar pada umumnya:

1.      Ada pemberian kesempatan latihan bagi mahasiswa.

2.      Selalu memberikan rangkuman.

3.      Kepadatan berdasarkan kebutuhan mahasiswa

4.      Dikemas untuk digunakan dalam pembelajaran.

 

Lanjutan buku teks: Buku Teks pada umumnya:

1.      Belum tentu memberikan latihan bagi mahasiswa.

2.      Belum tentu ada rangkuman.

3.      Materi buku teks sangat  

4.      Dikemas untuk dijual secara umum.

 

Lanjutan buku ajar: Buku Ajar pada umumnya:

1.      Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa.

2.      10.Mencantumkan petunjuk penggunaan buku ajar.

 LAnjutan buku teks: Buku Teks pada umumnya:

9.Tidak ada mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pemakai.

10.Tidak memberikan petunjuk cara mempelajarinya.

 

·         CARA PENYUSUNAN BUKU AJAR?

1.      PENATAAN INFORMASI (compilation text)

Guru/Dosen melakukan kompilasi bahan dari berbagai sumber yang telah beredar di pasaran berdasarkan RPS yang telah disusun

2.      PENGEMASAN KEMBALI (information repackaging)

Guru/Dosen melakukan pengemasan kembali dari sumber-sumber yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang ingin dicapai dalah RPS

3.      MENULIS SENDIRI (starting from scratch)

Guru/Dosen menulis sendiri berdasarkan kepakarannya berdasarkan RPS mata kuliah yang diampu

 

·         PROSEDUR KOMPILASI

Kumpulan seluruh buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber acuan lain yang digunakan dalam mata pelajaran seperti yang tercantum dalam daftar pustaka di RPS.

Tentukan bagian-bagian buku, artikel jurnal ilmiah, dan bagian dari sumber acuan lain yang digunakan per Bahan Kajian sesuai dengan RPS.

Fotokopi seluruh bagian dari sumber yang digunakan per Bahan Kajian sesuai dengan RPS.

Pilahlah hasil fotocopy tersebut berdasarkan urutan Bahan Kajian yang sesuai dengan RPS.

 

Buatlah/tulislah halaman penyekat bahan untuk setiap Bahan Kajian/BAB.

1.      Bahan-bahan yang sudah dilengkapi dengan halaman penyekat untuk  setiap Bahan Kajian kemudian dijilid rapi (selanjutnya dicopy untuk  dibagi kepada mahasiswa).

2.      Buatlah/tulislah pedoman guru/dosen dan pedoman siswa/mahasiswa untuk mendampingi bahan yang sudah dikompilasi tersebut.

 

PROSEDUR PENGEMASAN KEMBALI INFORMASI

Informasi yang sudah ada di pasaran dikumpulkan berdasarkan kebutuhan (RPS + RTM) Informasi tersebut disusun kembali/ditulis ulang dengan gaya bahasa dan strategi yang sesuai untuk menjadi buku ajar (digubah), kemudian ditambahkan:

Kemampuan/kompetensi yang akan dicapai.

Petunjuk belajar bagi mahasiswa.

Latihan.

Ringkasan.

Umpan balik.

Evaluasi formatif.

 

[PERTIMBANGAN PENULISAN BUKU AJAR OLEH GURU/DOSEN (MENULIS SENDIRI) ????

[Guru merupakan pakar dalam bidangnya (menguasai bidang ilmu).

Guru mempunyai kemampuan menulis.

Guru memahami kebutuhan mahasiswa dalam bidang ilmu yang dibinanya.

Guru memiliki kemampuan mendesain pembelajaran

 

PRINSIP-PRINSIP PEMILIHAN MATERI BUKU AJAR

 

1.      PRINSIP RELEVANSI

Materi pembelajaran hendaknya ada hubungannya dan memberikan kontribusi bagi upaya pencapaian capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Misalnya, jika kemampuan yang diharapkan dikuasai mahasiswa berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta.

2.      PRINSIP KONSISTENSI/KEAJEGAN

Materi pembelajaran harus konsisten dengan kemampuan akhir yang ingin dicapai, baik dari segi jumlah materi maupun dari taksonominya. Jika kemampuan akhir yang harus dikuasai mahasiswa empat macam, maka materi buku ajar yang harus dikembangkan juga harus meliputi empat macam

3.      PRINSIP KECUKUPAN

Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu mahasiswa menguasai kemampuan akhir yang diharapkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya.

 

·         SISTEMATIKA BUKU AJAR

Biasanya tergantung dari penerbit juga ya, tetapi kita sbg seorang guru juga memiliki kesiapan unt menata outline buku kita sendiri yaitu:

BAB 1 Pendahuluan

Penyajian

Penutup

Daftar Pustaka

Senarai (glossary)

 

 

·         Tinjauan Mata Pelajaran : Prakata 

֍ Petunjuk Penggunaan Buku Ajar bagi Mahasiswa

֍ Identitas Mata Kuliah

֍ Deskripsi Singkat Isi Buku Ajar

֍ Kegunaan Mata Kuliah bagi Mahasiswa

֍ Capaian Pembelajaran Mata kuliah

 

2. BAB I

Kemampuan Akhir

Indikator

Pendahuluan, terdiri dari:

֍ Deskripsi singkat berupa gambaran umum tentang cakupan bab tersebut. 

֍ Relevansi antara bab tersebut dengan pengalaman  yang telah dimiliki mahasiswa atau   manfaat bagi  mahasiswa.

 

Penyajian:    

֍ Uraian atau penjelasan materi (sesuai dengan jenis

     materi) dan diikuti dengan contoh-contoh.

֍ Ilustrasi yang sesuai dengan uraian materi.

֍ Tugas dan Latihan yang dilakukan mhs setelah

      membaca uraian materi.

֍ Rangkuman/ringkasan dari konsep atau prinsip yang

     dibahas.

Penutup, terdiri dari:  

 ֍ Penilaian, konsisten dengan rumusan indikator dan Kemampuan Akhir.

֍ Umpan balik, untuk dapat menilai sendiri hasil belajarnya (kunci  jawaban tes).

֍ Tindak lanjut.

 

DAFTAR PUSTAKA

SENARAI, berupa daftar istilah teknis yang dianggap penting dan perlu dijelaskan.

DAFTAR INDEX (jika diperlukan).

 

 

 

 

 

 

 

 

 






Share:

Definition List

Unordered List

Support